Cerita Warganet Soal Pengalaman Cari Mobil di Pati, Minta Tolong Pihak Ini Tapi Endingnya Pahit: Diketawain...

Cerita Warganet Soal Pengalaman Cari Mobil di Pati, Minta Tolong Pihak Ini Tapi Endingnya Pahit: Diketawain...

BeritakanID.com - Kasus penganiayaan di Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, hingga menyebabkan tewasnya pemilik bos rental mobil membuka sejumlah tabir baru.

Imbas insiden yang terjadi pada 6 Juni 2024 itu, tak sedikit warganet yang speak up, mengenai pengalaman pahitnya berurusan dengan orang Pati.

Lebih-lebih, jika urusannya dengan penggelapan kendaraan roda empat, banyak yang mengaku lebih pilih ikhlaskan barang ketimbang nyawa jadi taruhan.

Hal ini juga terungkap di salah satu forum di media sosial Facebook, yang diunggah kembali melalui X.

Seperti yang dilansir Kilat.com dari akun @hamba_sahaya, pada Senin, 10 Juni 2024, yang mengunggah tangkapan layar komentar seorang warganet.

Dalam komentar tersebut ia menjelaskan pengalaman kakaknya yang memiliki rental mobil.

"Buat yang bilang bawa P**i*i atau unggah ungguh dulu sama ketua RT RW atau apalah ini kenyataannya," isi komentar tersebut mengawali ceritanya.

"Kakak saya mengalami sendiri, mobil rental digelapkan dan sudah nyampe daerah Pati," tambahnya.

Ia pun kabarnya sampai memberikan sejumlah uang untuk melancarkan urusannya tersebut.

"Minta tolong P**i*i dan sudah kasih uang 5 juta buat uang jajan, diketawain katanya uang segitu gak ada apa-apanya," bebernya.

Hingga akhirnya, warganet tersebut mengaku pergi ke Pati, dan meminta tolong ke pihak RT setempat.

"Akhirnya ke sana sendiri, unggah ungguh dulu ke ke ketua RT, tahu jawabannya apa?" terangnya.

"Mas mumpung ada kesemaptan, mending masnya keluar kampung sini hidup-hidup, pulang kembali sama keluarga kalau ngeyel saya gak bertanggung jawab," tulisnya mengutip perkataan sang RT.

Ia pun mengaku terkejut dan tidak membayangkan akan mendapat jawaban demikian.

"Bayangin pemangku warga malah kaya gitu, apakah dapat upeti atau japrem? walahuallam," jelasnya.

Setelah mendengar jawaban tersebut, akhirnya warganet itu pulang dengan tangan kosong.

"Akhirnya pilih pulang dengan tangan kosong daripada tinggal nama," tandasnya. (*)

Sumber: kilat

TOKO PILIHAN
TUTUP
TUTUP