Sebelum Briptu Rian Dwi Wicaksono Meninggal, Fadhilatun Nikmah Sempat Sampaikan Ini Kepada Sang Suami

Sebelum Briptu Rian Dwi Wicaksono Meninggal, Fadhilatun Nikmah Sempat Sampaikan Ini Kepada Sang Suami

BeritakanID.com - Kasus KDRT yang dialami Briptu Rian Dwi Wicaksono oleh istrinya, Fadhilatun Nikmah yang merupakan seorang polwan dengan pangkat yang sama kini menemui sejumlah fakta baru.

Briptu Rian Dwi Wicaksono akhirnya dinyatakan meninggal dunia usai dibakar oleh sang istri, Fadhilatun Nikmah.

Sebelum meninggal, Fadhilatun Nikmah ternyata sempat menemani sang suami, Briptu Rian Dwi Wicaksono menjalani perawatan usai mengalami luka bakar.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Dirmanto terkait tewasnya Rian Dwi Wicaksono.

Awalnya Dirmanto menjelaskan mengenai motif sang istri melakukan pembakaran Briptu Rian.

"Motifnya adalah saudara Briptu Rian sering menghabiskan uang belanja yang harusnya dipakai untuk membiayai hidup ketiga anaknya, mohon maaf, ini dipakai untuk main j**i online," kata Dirmanto seperti dikutip Kilat.com dari Antaranews Senin, 9 Juni 2024.

"Kemudian istrinya menyiramkan bensin di muka dan badannya yang bersangkutan," ujarnya.

Usai disiram bensin oleh sang istri, tak jauh dari TKP terdapat sumber api.

Sumber api tersebut langsung merembet ke tubuh mendiang Briptu Rian.

Sang istri kata Dirmanto akhirnya melarikan suaminya ke RSUD.

"Tidak jauh dari TKP itu ada sumber api. Sehingga terpercik lah itu akhirnya membakar yang bersangkutan," ucapnya.

"Kemudian dibawa oleh tersangka atas nama FN ini dibawa ke RSUD. Jadi FN ini juga mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menolong yang bersangkutan membawa ke rumah sakit dibantu oleh beberapa tetangga," ungkapnya.

Sesampainya di Rumah Sakit, Fadhilatun sempat menyampaikan permohonan maafnya kepada sang suami sebelum akhirnya meninggal dunia.

Polda Jatim kini telah menetapkan Fadhilatun sebagai tersangka.

"Sampai rumah sakit, FN juga minta maaf kepada sang suami atas perilaku ini," katanya.

"Saat ini (Briptu) FN sudah ditetapkan sebagai tersangka," sambungnya.

Fadhilatun juga kini telah diamankan oleh Polda Jatim.

Dirmanto menerangkan kondisi kejiwaan Fadhilatun kini mengalami trauma berat.

"Kapolda Jatim turut menyampaikan duka yang mendalam atas kejadian ini," ujarnya.

"Sementara ini kita masih terapkan pasal KDRT, kekerasan dalam rumah tangga," tuturnya.(*)

Sumber: kilat

PROMO TOKO PILIHAN TOKOPEDIA
TUTUP
TUTUP